Selamat Tahun Baru 2018 Masehi. Dengan bertambahnya tahun, semoga kita menjadi insan yang lebih baik.

Thursday, 21 December 2017

Perintah query SELECT dalam MySQL merupakan salah satu perintah dasar untuk menampilkan data dari suatu tabel. Perintah ini memiliki beragam kombinasi, tergantung dari kebutuhan. Berikut kami berikan contoh dalam penggunaannya. Untuk sample database yang digunakan, kita menggunakan database penilaian siswa dengan tabel target siswa.

Monday, 18 December 2017

Hal yang sering dialami database developer dalam mengembangkan database adalah proses perbaikan database ketika berada di tengah-tengah alur project. Adakalanya alur suatu data perlu penyesuaian sehingga mengubah struktur tabel. Alasan lainnya bisa juga karena kesalahan struktur tabel yang baru disadari ketika database sudah berjalan.
Salah satu fungsi utama dari database adalah sebagai lemari atau gudang data. Data-data ini tersimpan dalam tabel-tabel yang sebelumnya tabel ini merupakan desain dari ERD. Pada topik kali ini, bahasan kita adalah memasukkan data ke dalam tabel yang sudah siap di database dengan menggunakan MySQL Workbench.
Untuk memulai tutorial yang ada pada artikel ini, kawan hendaknya sudah membuat ruang database dan sudah mempersiapkan script SQL dari ERD yang telah didesain sebelumnya. Langkah pertamanya, jalankan MySQL Workbench. Lalu, aktifkan koneksi untuk masuk ke MySQL dan pastikan schema default yang terpilih adalah schema yang memang akan dipasang tabel. Untuk mengaktifkan schema, bisa kawan doble klik nama schema yang ada di list “SCHEMAS”. Bisa juga dengan cara klik kanan nama schema yang dikehendaki kemudian pilih opsi “Set as Default Schema”.
MySQL Workbench memberikan kemudahan untuk mengakses database MySql. Melalui interface MySQL Workbench, kita dapat dengan mudah melakukan berbagai aktifitas manajemen untuk database, seperti create database, create table, alterasi table, manipulasi tabel-tabel, backup, dan lainnya.

Langkah pertama dalam pembuatan database adalah membuat desain ERD. Istilah EER Diagram di MySQL Workbench mirip dengan ERD pada umumnya. Nah, setelah membuat desain diagram (ERD) dari database yang kita inginkan, tentu diagram tersebut selanjutnya harus diterjemahkan menjadi script SQL.

Wednesday, 13 December 2017

Kota Yerusalem merupakan sebuah kota tua di kawasan Timur Tengah yang sarat akan nuansa sejarah, religi, dan tentunya keunikan destinasi wisatanya. Keindahan arsitektur bangunan serta taman-taman yang dibangun di sana memang tak perlu diragukan. Terlepas dari segala konflik dan permasalahan yang selama berabad-abad berpusar di sana, ada banyak fakta mengapa kita patut tahu dan kalau bisa, berkunjung ke sana.


Pertama, Yerusalem merupakan kota suci tiga agama. Bagi umat Islam, Masjidil Aqsha merupakan masjid suci yang menjadi kiblat pertama. Bagi umat Kristen, di sana terdapat Gereja Makam Kudus yang merupakan tempat ziarah suci. Begitu pula umat Yahudi, mereka mensakralkan Tembok Ratapan yang konon merupakan sisa dinding bait suci yang dibangun Raja Herodes. Fakta sejarah yang demikian, tentu membuat kita maklum, sebenarnya Yerusalem merupakan kota yang harmonis untuk semua agama.

Kedua, Yerusalem ternyata memiliki kurang lebih 1578 taman. Salah satunya yang terkenal adalah Jerusalem Botanical Garden. Tak tanggung-tanggung, taman ini menyimpan lebih dari sepuluh ribu spesies tanaman dari berbagai penjuru dunia. Selain itu, terdapat pula Garden Tomb yang diyakini umat Kristiani menjadi saksi saat Yesus disalibkan dan dikuburkan.




Fakta ketiga adalah museum yang ada di Yerusalem. Setidaknya ada 60 museum ada di kota ini. Diantaranya adalah Islamic Museum yang didirikan tahun 1923, L. A. Mayer Museum for Islamic Art yang menyimpan artefak dan peninggalan kebudayaan Islam di masa lalu, dan Yad Vashem yang dibangun untuk mengenang para korban tragedi holocaust bangsa Yahudi.



Selanjutnya, keempat adalah banyaknya situs arkeologi yang terdapat di Yerusalem. Contohnya adalah makam dalam batu karang milik Yahudi yang konon bertarikh dari abad 9 SM. Bahkan, ada yang dari periode Kanaan bertarikh 3100-2900 SM. Situs lainnya adalah Nekropolis Silwan, City of David, Khirbet Qeiyafa, koin-koin emas, dan beragam prasasti dari masa kekaisaran Romawi di Yerusalem. 



Nah, luar biasa bukan ? Sebagai kota tua, Yerusalem memang menyimpan kekayaan tak bernilai. Sudah sewajarnya, mengingat kota ini juga merupakan salah satu saksi sejarah dari peradaban-peradaban yang silih berganti di muka bumi.